
dede ckp
Jika ditinjau dari segi bahasa,sesat pikir berasal dari bahasa latin,fallacia,dan dari bahasa inggris yaitu fallacy,yang artinya kekeliruan penalaran yang disebabkan oleh pengambilan kesimpulan yang tidak shohih dengan melanggar ketentuan-ketentuan logika atau susunan dan penggunaan bahasa serta penekanan kata yang secara sengaja atau tidak telah menyebabkan pertautan atau asosiasi gagasan tidak tepat.
Secara garis besar sesat pikir dibagi menjadi 3,yaitu;
1.Sesat pikir karena bahasa,yaitu sesat pikir yang terjadi karena kesalahan sebagai berikut:
a.Menggunakan term ekuivokal(term yang menggunakan makna ganda)
contoh:Jarak>>berarti pohon dan berarti ruang sela antara benda dan tempat.
Sesat pikir ini disebut sesat pikir ekuivokasi/fallacy of equivocation.
b.Menggunakan term metaforis (kata/sekelompok kata yang digunakan bukan dalam arti yang sebenarnya).
Contoh:Tulang punggung negara>>berarti Pemuda
Sesat pikir ini disebut sesat pikir metaforisasi(fallacy of metaphorization)
c.Menggunakan aksen yang membedakan arti suatu kata
contoh:Apel>>>berarti buah dan Apel>>berarti upacara
Sesat pikir ini disebut sesat pikir aksen(fallacy of accent)
d.Menggunakan konstruksi kalimat bermakna ganda.
Contoh:Ali mencintai kekasihnya,dan demikian juga saya.
Artinya Ali mencintai kekasihnya dan saya juga mencintai kekasih Ali.Atau berarti Ali mencintai kekasihnya dan saya mencintai kekasih saya.
2.Sesat pikir Formal,terjadi karena melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi bentuk penalaran yang shohih.
3.Sesat pikir Materil adalah sesat pikir yang terjadi bukan karena bahasa atau bentuk penalaran yang tidak sahih melainkan yang terjadi pada materi atau isi penalaran itu sendiri,diantaranya:
a.Argumen terhadap orangnya
b.Argumen untuk mempermalukan
c.Argumen berdasarkan kewibawaan
d.Argumen ancaman
e.Argumen belas kasihan
f.Argumen demi rakyat
g.Argumen ketidaktahuan
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
